detikcom
Selasa, 25/06/2013 14:04 WIB

Kasus Suap Jabatan, Polri: AKBP ES Diamankan dengan Bukti Uang Rp 200 Juta

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Mabes Polri mengamankan AKBP Edi Suroso yang menjabat sebagai Wadir Sabhara Polda Jateng. Bersamanya ikut diamankan Kompol JAP yang bertugas di Mapolda Metro Jaya. Mereka diduga hendak menyetor uang suap untuk SDM Polri terkait jabatan di kepolisian.

"AKBP ES dan Kompol JAP dibawa ke gedung Bareskrim Polri untuk dilakukan pendalaman, interograsi, berkaitan temuan membawa uang, yang diakui jumlahnya Rp 200 juta," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronny F Sompie di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Selasa (25/6/2013).

Penangkapan itu dilakukan pada Jumat (21/6) pukul 14.00 WIB di Gedung Utama Mabes Polri. Saat ditangkap, uang ratusan juta rupiah itu disimpan di dalam tas hitam yang dibawa Edi.

"Uang dibundel, pecahan Rp 100 ribu," jelas Ronny.

Ronny menjelaskan, penindakan ini merupakan kebijakan Kapolri Jenderal Timur Pradopo untuk melakukan pencegahan dan pembersihan di lingkungan kepolisian.

"Sesuai kebijakan Bapak Kapolri terhadap pencegahan dan pembersihan tindakan bernuansa suap gratifikasi, maka Kabareskrim Polri telah menugaskan Dir Tipikor Polri untuk menugaskan tim yang bisa melakukan upaya pencegahan dan penindakan," tutup Ronny.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%