detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 12:28 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 24/06/2013 20:02 WIB

Dapat Hibah Rp 156 Juta, Luthfi Modifikasi Audio 3 Mobilnya

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Terdakwa Luthfi Hasan Ishaaq mendapat dana hibah ratusan juta rupiah. Sebanyak Rp 156 juta digunakan Luthfi untuk memodifikasi audio tiga mobil mewah miliknya.

Dalam kurun waktu April 2012 hingga Januari 2013, Luthfi memang mendapat hibah mencapai ratusan juta rupiah. Eks Presiden PKS itu pun mengalokasikan untuk meng-updgrade audio system di tiga mobil anyarnya, VW Caravella, Toyota Alphard dan Toyota FJ Cruiser.

Hal ini terungkap dalam surat dakwaan untuk terdakwa Luthfi di kasus dugaan suap impor daging sapi saat dibacakan secara bergantian oleh jaksa di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Senin (24/6/2013).

"28 September 2012, Luthfi terima hibah Rp 100 juta melalui rekening BCA atas nama Ahmad Zaki ke rekening BCA atas nama Inggria Chandra untuk bayar biaya modifikasi audio mobil VW Caravella, Toyota Alphard," papar jaksa Wawan Yunarwanto.

Lutfhi juga menerima uang Rp 300 juta dari Zaky untuk biaya sekolah anaknya, Usamah Luthfi di Jordania. Ada juga uang Rp 200 juta dari Fathanah melalui istrinya, Sefti Sanustika untuk bayar kambing dan sapi kurban.

Tak hanya itu, 24 November 2012, Luthfi juga mendapat hibah untuk upgrade audio Toyota FJ Cruisernya. Luthfi meningkatkan kualitas amplifier, sub woofer dan speaker.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(mok/trq)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%