detikcom
Senin, 24/06/2013 18:12 WIB

Polda Jateng Akui Ada Perwiranya yang Ditangkap karena Kasus Suap

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Semarang - Pihak Polda Jawa Tengah membenarkan ada perwiranya yang ditangkap tim Bareskrim Polri karena diduga hendak melakukan suap terkait jabatan. Perwira itu berinisial ES daN menjabat sebagai wakil direktur di salah satu satuan di Polda Jateng.

"ES, penangkapan konfirmasi ke Mabes. Yang kami terima anggota Polda Jateng diduga melakukan suap," kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Djihartono saat dihubungi detikcom, Senin (24/6/2013).

Djihartono juga memaparkan jabatan ES di Polda Jateng. "Wadir Sabhara," imbuhnya.

ES ditangkap pada Jumat (21/6) malam di lingkungan Mabes Polri. Bersamanya ditangkap perwira Polda Metro berpangkat komisaris polisi.

Diduga penyuapan ini terkait mutasi di lingkungan Polri. Suap itu diberikan kepada sang komisaris polisi yang diduga sebagai perantara. Tapi sayangnya Mabes Polri belum membeberkan secara transparan soal kasus ini.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(alg/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%