detikcom
Senin, 24/06/2013 17:54 WIB

Kasus Penyerangan Bus Persib, Menpora: Harus Diproses Hukum

Rini Friastuti - detikNews
Jakarta - Kisruh antara Persija dan Persib Bandung yang terjadi pada Sabtu (22/6) lalu, menjadi perhatian Menpora Roy Suryo. Sore ini dia mendatangi Mapolres Jakarta Selatan untuk menyampaikan dukungan agar kasus tersebut diusut dan pelakunya dijatuhi hukuman.

"Saya berharap kasus ini bisa ditangani dengan baik, dan agar PSSI tidak salah beri sanksi. Karena saya dengar sore ini juga PSSI akan beri keputusan dari kasus kemarin. Salah satu mau dimenangkan, apakah Persib atau Persija," ujar Menpora Roy Suryo di Mapolres Jakarta Selatan, Jl Wijaya, Jaksel, Senin (24/6/2013).

Roy yang sore ini berpakaian kemeja putih bergaris merah, datang ke Polres sekitar pukul 17.00 WIB. Dengan menggunakan mobil dinasnya, dia langsung masuk ke Mapolres Jakarta Selatan dan menuju lantai 2.

Dia menuturkan, saat ini masyarakat tidak boleh menghakimi salah satu klub sebagai biang kerusuhan. Salah satu hal yang sebaiknya dilakukan adalah menyerahkan kasus ini sepenuhnya untuk diurus oleh polisi.

"Menurut saya kita tidak boleh memutuskan terlalu cepat begitu, harus tahu kasusnya. Kalau Persija yang menang, Persibnya kan walk out gara-gara ada masalah. Atau kalau memang Persibnya mau dimenangkan, apakah sudah pasti, pelakunya adalah memang Jakmania. Jadi saya ingin pastikan dulu," jelasnya.

Hingga saat ini, menurut Roy, pertandingan antara Persija vs Persib harus diadakan ulang, karena kejadian tersebut. Akan tetapi kasus ini masih harus diusut, karena bukan tidak mungkin ada oknum tertentu yang tidak memiliki hubungan samasekali dengan Jakmania terlibat dalam peristiwa tersebut.

"Saya sudah kontak ke PSSI agar mereka mereka tunda dulu, kalau perlu memang yang paling fair, tanding ulang dua-duanya. Tapi yang pasti kita harus bedakan mana yang kriminal mana yang tidak, saya ingin tahu kasusnya sesuai UU Keolahragaan Nasional," tutur ahli telematika tersebut.

Akibat peristiwa ini, Roy merasa perlu bertanggung jawab untuk segera menyelesaikan kasus, agar tidak berlarut. "Menteri berhak juga untuk mengatur, membina segala masalah olahraga, termasuk yang hari ini," jelasnya sambil berlalu.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rni/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
64%
Kontra
36%