Detik.com News
Detik.com

Senin, 24/06/2013 14:58 WIB

Napak Tilas Jakarta (21)

Menilik Blangkon hingga Kereta Jenazah MH Thamrin di Museumnya

Rina Atriana - detikNews
Halaman 1 dari 3
Menilik Blangkon hingga Kereta Jenazah MH Thamrin di Museumnya - 1 (Foto: Rina Atriana/detikcom)
Jakarta - Bagi penikmat wisata museum, tentu saja museum MH Thamrin adalah museum yang sayang jika terlewatkan. Di museum ini jejak langkah dan peninggalan Mohamad Hoesni Thamrin bisa dilihat, dari aktivitas semasa hidup yang diabadikan dalam foto hingga kereta jenazahnya.

Kamis (20/6/2013) siang rupanya museum sedang dalam keadaan sepi pengunjung. Hanya ada seorang petugas keamanan yang menjaga gerbang masuk dan empat orang pengurus museum. Masalah biaya, kita cukup merogoh Rp 5.000 untuk dapat masuk ke dalam museum bercat putih dan kuning itu.



Penjaga museum, Untuy, menuturkan, MH Thamrin membeli bangunan tersebut sekitar awal abad 20-an dari seorang Belanda bernama Meneer Has. Selain itu, sebelum dibeli Thamrin, bangunan tersebut pernah dijadikan gudang buah-buahan asal Australia.

"Setelah dibeli MH Thamrin, kemudian dihibahkan untuk yang tergabung dalam organisasi Pemufakatan Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia (PPPKI) pada tahun 1928," tuturnya.

Anggota PPPKI merupakan tokoh kebangsaan yang sering mengadakan rapat di tempat tersebut untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Selain itu di gedung yang diresmikan tahun 1986 ini juga lahir konsep lagu Indonesia Raya oleh WR Supratman pada tahun 1928.

"Tahun 1972, museum ini ditetapkan sebagai bangunan bersejarah yang dilindungi undang-undang monumen," lanjutnya. Next

Halaman 1 2 3
(nwk/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Cegah Prostitusi, Pengelola Apartemen di Jakarta Harus Laporkan Penghuninya

Polisi membongkar praktik prostitusi di apartemen yang berawal dari pemesanan melalui forum di internet. Untuk mengantisipasi hal itu, Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat meminta para pengelola apartemen harus memberikan data-data penghuninya. Bila Anda setuju dengan Wagub Djarot, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%