detikcom

Senin, 24/06/2013 13:33 WIB

Ada 'Hakim Bao' di Sidang Luthfi Hasan

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Ada yang menarik di persidangan Luthfi Hasan Ishaaq pada hari ini. Ada seorang pria berpakaian seperti Hakim Bao masuk ke ruang persidangan.

Ketika persidangan sudah memasuki tahap akhir, tiba-tiba masuk seorang pria dari dalam pintu masuk pengunjung. Pria ini menarik perhatian pengunjung lain.

Bagaimana tidak, dari penampilannya saja membuat sebagian pengunjung langsung menoleh kepadanya.Mengenakan jubah warna hitam bermotif garis keemasan ala jubah pejabat di jaman mandarin kuno, pria tersebut menoleh-noleh ke kanan dan kiri, melihat ruang persidangan.

Selain jubah, pria tersebut juga mengenakan penutup kepala, persis seperti yang dikenakan oleh hakim legendaris dari China, Bao. Dia juga menempeli mukanya dengan jenggot dan brewok palsu, membuatnya semakin mirip dengan hakim Bao.

"Saya berpakaian seperti Judge Bao begini karena memang saya dari komunitas Judge Bao," ujar pria yang belakangan diketahui bernama Anto ini di PN Tipikor, Senin (24/6/2013).

Tak lama setelah Anton datang, persidangan Luthfi berakhir. Pria yang datang dengan menggunakan kacamata hitam ini mengatakan dia datang bukan untuk memberikan dukungan bagi Luthfi.

"Tidak, tidak untuk mendukung Luthfi atau Fathanah. Saya di sini untuk menyaksikan peradilan. Saya di sini untuk mendukung moralitas rakyat," ujar Anton yang tak lama kemudian ikut 'balik kanan' meninggalkan ruang sidang.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fjp/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
68%
Kontra
32%