detikcom
Senin, 24/06/2013 01:44 WIB

Bangunan Pendopo Lapangan Merdeka Medan Ambruk

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Bangunan pendopo di Lapangan Merdeka Medan, Sumatera Utara (Sumut) tiba-tiba ambruk, Minggu (23/6/2013) malam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, sementara penyebab ambruk diduga karena konstruksi bangunan yang sudah lapuk.

Bagian pendopo yang ambruk itu berada di sisi depan. Konstruksi yang menggunakan kayu itu runtuh sekitar pukul 20.00 WIB.

Robi, salah seorang pedagang bakso yang berjualan di areal dalam Lapangan Merdeka, mengatakan, tidak ada kegiatan apapun di pendopo saat kejadian.

"Tiba-tiba saja ambruk atapnya. Kaya suara helikopterlah, besar suaranya. Begitu ambruk, langsung kami lihat di bawah runtuhan itu, mencari korban ada apa tidak, syukurnya tidak ada," tukas Robi.

Pada Minggu tengah malam, petugas Dinas Bina Marga Kota Medan mulai mengevakuasi reruntuhan tersebut. Arus listrik juga sudah dipadamkan.

Ambruknya pendopo ini hanya berselang sehari setelah penutupan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) ke-6 yang dipusatkan di Lapangan Merdeka sejak 16-22 Juni 2013. Pada saat atap pendopo itu runtuh, sebagian pekerja tengah membongkar tenda-tenda untuk kepentingan acara FLS2N itu.





Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(rul/jor)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
MustRead close