Detik.com News
Detik.com

Minggu, 23/06/2013 16:52 WIB

Lagi, Warga Mandailing Natal Tewas Diterkam Harimau

Khairul Ikhwan - detikNews
Lagi, Warga Mandailing Natal Tewas Diterkam Harimau Ilustrasi/detikcom
Medan - Harimau yang mengganas kembali memakan korban di Mandailing Natal, Sumatera Utara (Sumut). Seorang petani karet tewas dengan kepala terpisah dari badan setelah diterkam harimau.

Keterangan yang diperoleh dari Direktur Eksekutif Sumatra Rainforest Institute (SRI) Rasyid Assaf Dongoran menyebutkan, kasus itu terjadi di Desa Ranto Panjang, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal.

"Korbannya laki-laki, atas nama Torkis Lubis, masih muda usianya sekitar 21 tahun. Korban diterkam harimau saat menderes karet di kebunnya," kata Rasyid kepada wartawan melalui telepon, Minggu (23/6/2013) sore.

Rasyid yang merujuk informasi dari warga menyatakan, kasus itu terjadi pada Jumat (21/6) sore. Korban yang sehari-hari bekerja menyadap karet di kebunnya, diketahui tidak kunjung pulang.

Curiga dengan kondisi itu, warga kampung kemudian melakukan pencarian pada malam itu juga dan menemukan pakaian korban yang berlumuran darah. Seterusnya dalam pencarian hingga Sabtu (22/6) dinihari. Jenazah korban kemudian ditemukan dalam keadaan terpisah kepala, badan maupun tangan.

"Jenazah korban sudah dibawa ke dikebumikan. Karena kejadian ini warga bertahan di rumah, tidak berani keluar," kata Rasyid.

Kasus penerkaman oleh harimau ini merupakan kali kedua dalam tahun ini. Dalam kejadian terakhir pada (11/3), Karman Lubis (31) tewas diterkam juga saat bekerja menyadap karet. Mayatnya ditemukan dalam keadaan tercabik dan terpisah badan dengan kepala.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%