Sabtu, 22/06/2013 15:12 WIB

Truk Tronton Patah As, Tol JORR Fatmawati Macet 7 Km

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Truk tronton mengalami patah as di KM 23+600 Tol JORR Ulujami ke arah Fatmawati. Besarnya kendaraan tersebut membuat antrean kendaraan mengular sepanjang 7 km.

"Dari pukul 13.30 WIB ramai lancar dan sudah terjadi kepadatan," kata petugas TMC Polda Metro Jaya Briptu Seno kepada detikcom, Sabtu (22/6/2013).

Kepadatan terus mengular dari titik truk rusak tersebut hingga KM 16 Tol JORR ke arah Fatmawati. Sisa tiga jalur di ruas jalan tol ini tak mampu menampung volume kendaraan yang terus bertambah.

"Sudah ada petugas yang mengatur arus lalu lintas," ujar Seno.

Pihak yang berwenang belum bisa melakukan evakuasi truk tersebut mengingat ukurannya yang cukup besar. Polisi pun memutuskan akan memulai proses evakuasi saat malam hari nanti.

"Penanganan evakuasi nanti malam, tapi posisi truk sudah di jalur paling kiri," tutup Seno.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(vid/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%