detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 06:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 22/06/2013 15:12 WIB

Truk Tronton Patah As, Tol JORR Fatmawati Macet 7 Km

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Truk tronton mengalami patah as di KM 23+600 Tol JORR Ulujami ke arah Fatmawati. Besarnya kendaraan tersebut membuat antrean kendaraan mengular sepanjang 7 km.

"Dari pukul 13.30 WIB ramai lancar dan sudah terjadi kepadatan," kata petugas TMC Polda Metro Jaya Briptu Seno kepada detikcom, Sabtu (22/6/2013).

Kepadatan terus mengular dari titik truk rusak tersebut hingga KM 16 Tol JORR ke arah Fatmawati. Sisa tiga jalur di ruas jalan tol ini tak mampu menampung volume kendaraan yang terus bertambah.

"Sudah ada petugas yang mengatur arus lalu lintas," ujar Seno.

Pihak yang berwenang belum bisa melakukan evakuasi truk tersebut mengingat ukurannya yang cukup besar. Polisi pun memutuskan akan memulai proses evakuasi saat malam hari nanti.

"Penanganan evakuasi nanti malam, tapi posisi truk sudah di jalur paling kiri," tutup Seno.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(vid/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%