Jumat, 21/06/2013 20:34 WIB

Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Bandung Bakar Ban dan Blokir Jalan Dago

Baban Gandapurnama - detikNews
Bandung - 100 Orang yang tergabung Gerakan Mahasiswa Bandung memblokir Jalan Dago. Mereka juga membakar ban, hingga asap pekat membumbung tinggi di kawasan pusat kota ini.

Berdasarkan pantauan, Jumat (21/6/2013) massa bergerak dari depan kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) sekitar pukul 20.00 WIB. Selanjutnya mereka berjalan kaki menuju Jalan Dago dan bergerak ke kiri menuju arah Simpang Dago.

Langkah kaki mahasiswa yang menolak kenaikan harga BBM ini terhenti di depan rumah makan Dago Panyawangan.

Aksi blokir satu jalur dari arah Cikapayang menuju Simpang Dago memicu kemacetan arus lalu lintas. Kendaraan mengular hingga satu kilometer. Roda dua dan empat berbelok ke Jalan Teuku Umar serta berbalik arah ke bawah atau jalur sebaliknya.

Mahasiswa membentuk lingkaran besar dan membakar ban di tengah-tengah. Asap pekat pun membumbung tinggi. Aksi mahasiswa ini menyita perhatian pengendara dan warga yang sedang berbelanja di kawasan Dago.

"Kita tak pernah berhenti turun ke jalan apabila ada kebijakan yang tidak pro kepada rakayat. Tolak kenaikan harga BBM," teriak pedemo melalui pelantang suara.

Hingga pukul 20.30 WIB, demonstran masih bertahan di lokasi aksi. Awalnya aksi pedemo tak dikawal aparat kepolisian. Polisi tiba sekitar 15 menit kemudian setelah mahasiswa menyampaikan protes di tengah jalan.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bbn/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%