detikcom
Jumat, 21/06/2013 18:56 WIB

Ini Dia Kriteria Jamaah Haji yang Ditunda Keberangkatannya

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Ilustrasi haji (AFP)
Jakarta - Kementerian Agama mengategorikan jamaah yang ditunda keberangkatannya 2014. Hal itu berkaitan kebijakan Kerajaan Arab Saudi sedang melakukan renovasi pelataran Masjidil Haram.

Berdasarkan Permen No 62 Tahun 2013, tentang kriteria penudaan keberangkataan jemaah haji yang telah lunas Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH). Terdapat 3 kriteria terhadap jamaah haji ditunda keberangkatannya baik jamaah haji reguler maupun jamaah haji khusus.

Berikut kriteria itu:

-Berusia 75 tahun atau lebih.
-Memiliki keterbatasan kemampuan fisik sehingga memerlukan alat bantu, seperti kursi roda, tongkat dan sebagainya.
-Memiliki nomor urut terakhir hingga memenuhi pengurangan kuota yang ditentukan oleh provinsi atau Kabupaten/ Kota.

"Jamaah haji tertunda, akan diprioritaskan keberangkatan 2014," ujar Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag, Anggito Abimanyu dalam konferensi pers keputusan Kemenag pembatasan sementara jamaah haji Indonesia di Asrama Haji Pondok Gede, Jl Raya Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (21/6/2013).

Anggito mengatakan penundaan berdasarkan kriteria tersebut dikarenakan kebijakan Kerajaan Arab Saudi yang sedang merenovasi Masjidil Haram.

"Serta demi keselamatan jamaah Indonesia karena untuk lokasi thawaf yang hanya bisa digunakan lantai dasar dekat Kabah," tuturnya.

Selain ketiga kriteria yang telah diputuskan dalam Permen No 62 Tahun 2013 tersebut. Anggito mengatakan tahun ini pemerintah juga menunda bagi jemaah haji yang telah melakukan dua kali untuk tahun ini.

"Kecuali pembimbing atau orang mahram. Jadi kita sisir yang sudah naik haji, hal itu sesuai permen No 79 Tahun 2013," tandasnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(edo/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%