detikcom
Jumat, 21/06/2013 15:10 WIB

BBM Naik, Taksi Express Hitung Persentase Tarif Baru

Nur Khafifah - detikNews
Jakarta - Pemerintah akan mengumumkan kenaikan harga BBM malam nanti. Kenaikan tersebut akan berdampak pada kenaikan tarif angkutan umum, termasuk taksi. Pengelola taksi Express saat ini juga sedang menghitung tarif baru.

"Kita menghitung persentase (kenaikan tarif). Minimal 1 bulan setelah pengumuman kenaikan BBM akan ada kenaikan tarif angkutan umum," ujar Direktur Keuangan Express Transindo Utama, David Santoso, kepada detikcom, Jumat (21/6/2013).

Namun David belum dapat menjelaskan berapa rencana kenaikan harga tersebut. Menurutnya, kenaikan itu akan dibahas dalam rapat Organda bersama dengan pemerintah.

"Yang jelas tidak akan melebihi persentase kenaikan BBM," ungkapnya.

Sebab menurutnya Organda juga menghitung daya serap pasar. Sehingga tarif angkutan umum, khususnya taksi, masih terjangkau kantong masyarakat.

"Pada dasarnya kita mendukung kebijakan pemerintah," kata David.

Saat ini Express menetapkan tarif bawah yaitu ongkos buka pintu Rp 5.000 dan Rp 2.500/km.

Pemerintah akan mengumumkan kenaikan tarif BBM pukul 22.00 WIB. Bensin naik dari Rp 4.500 menjadi Rp 6.500 dan solar Rp 4.500 menjadi Rp 5.500. Kenaikan berkisar 44%.


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(kff/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%