detikcom
Jumat, 21/06/2013 12:55 WIB

Demo Soal BBM, Kader Hanura Lemparkan Bangkai Ayam ke DPRD Sumut

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Para kader Partai Hanura melemparkan bangkai ayam ke gedung DPRD Sumatera Utara (Sumut). Tindakan itu bagian dari aksi demonstrasi mereka menentang rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Aksi demonstrasi itu dilakukan sekitar 100 orang kader di gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (21/6/2013). Massa yang menamakan diri Forum Kader dan Simpatisan Partai Hanura Sumut itu mengenakan seragam dan membawa bendera partainya.

Dalam orasinya, mereka menyatakan prihatin atas rencana pemerintah yang akan menaikkan harga BBM. Sendi-sendi kenaikan ekonomi masyarakat dinilai akan semakin rapuh dengan kenaikan ini, apalagi sebentar lagi Ramadan dan Lebaran.

"Pengucuran dana BLSM, kartu jaminan sosial dan sebagainya, merupakan program pencitraan bagi partai penguasa," kata pendemo dalam pernyataan sikapnya.

Setelah selesai berorasi, massa membawa seekor ayam betina dan memotong lehernya dengan pisau jenis cutter. Ayam itu kemudian dipijak-pijak, dan setelah itu dilemparkan ke halaman dalam gedung DPRD Sumut yang dijaga polisi dan satpam. Setelah itu, massa membubarkan diri.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rul/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%