Detik.com News
Detik.com

Kamis, 20/06/2013 16:24 WIB

Pemerintah Singapura Bentuk Komisi Khusus Atasi Kabut Asap

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Pemerintah Singapura Bentuk Komisi Khusus Atasi Kabut Asap Lee Hsien Loong (Straits Times)
Singapura - Pemerintah Singapura terus mencari cara untuk mengatasi polusi asap yang melanda wilayah mereka. Salah satunya pembentukan komisi khusus untuk membahas solusi penanganan kabut asap ini.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menuturkan, komisi bernama Haze Inter-Ministerial Committee ini akan dipimpin oleh Menteri Pertahanan Ng Eng Hen, yang juga dikenal sebagai dokter anak dan ahli genetika. Komisi ini akan fokus pada upaya pencegahan dan penanggulangan masalah kabut asap.

"Melindungi kesehatan dan keselamatan publik, bekerja dengan pemerintah Indonesia untuk mengurangi kabut asap langsung dari sumbernya dan menjaga ketahanan ekonomi dan sosial," ujar PM Lee dalam konferensi pers seperti dilansir Straits Times, Kamis (20/6/2013).

Komisi ini juga memiliki serangkaian tugas lainnya, seperti meninjau panduan yang ada demi melindungi pihak-pihak yang rawan, memastikan bahwa aktivitas masyarakat dan bisnis, terutama layanan penting, untuk tetap bisa beroperasi. Panduan yang jelas soal langkah perlindungan bagi setiap level Pollutant Standards Index (PSI) akan segera dikeluarkan oleh komisi.

"Saya minta warga Singapura tetap tenang dan saling menjaga satu sama lain. Tolong perhatikan tetangga Anda, terutama yang berusia lanjut dan yang masih anak-anak. Jika ada dari mereka yang mengalami gangguan pernafasan, tolong bawa mereka ke klinik segera," ucap PM Lee.

"Saya yakin kita bisa mengatasi masalah ini, dan melaluinya jika kita tetap bersatu dan bekerja bersama," imbuhnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nvc/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%