detikcom
Kamis, 20/06/2013 12:08 WIB

Sosialisasikan Pengurangan Subsidi BBM, Mensos: PKS Masih di Koalisi

Andrew Thel Aviv - detikNews
Jakarta - PKS boleh saja menolak kenaikan harga BBM. Tapi kini Mensos dari PKS, Salim Segaf Aljufri, sibuk menyosialisasikan rencana pemerintah mengurangi subsidi BBM. Salim pun menegaskan PKS masih di koalisi.

Padahal petinggi parpol koalisi sudah tak mengakui PKS di koalisi. Sebut saja ketua harian DPP PD Syarief Hasan yang menyebut PKS oposisi dan Waketum PD Nurhayati Alie Assegaf yang menegaskan koalisi dengan PKS sudah usai. Namun Salim yang juga tokoh senior PKS bergeming.

"Sampai saat ini masih di koalisi kok," kata Salim kepada wartawan usai sosialisasi kebijakan pengurangan subsidi BBM dan program percepatan dan perlindungan sosial di Hotel Marlynn Park, Jl KH Hasyim Asyari, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2013).

Salim lantas bicara soal perbedaan sikap DPP PKS dan menterinya di kabinet. Menurutnya perbedaan sikap karena perbedaan posisi antara partai dengan menteri yang diwakafkan sebagai pembantu presiden.

"Itu sikap tegas PKS (menolak kenaikan BBM). Tidak ditanyakan ke menterinya kan. Kalau menteri ya melakukan program pemerintah kalau PKS di rapat paripurna yang paling top ya partainya sendiri yang menjawab," tegasnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(van/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
71%
Kontra
29%