detikcom
Rabu, 19/06/2013 17:27 WIB

Diburu FBI karena Kejahatan Seks Anak, Mantan Dosen AS Dibekuk di Meksiko

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
AFP
Mexico City - Salah satu buronan paling dicari oleh Biro Investigasi Federal Amerika Serikat, FBI berhasil dibekuk di Meksiko. Mantan dosen di Amerika Serikat ini diburu atas kasus kejahatan seks anak.

Walter Lee Williams (69) masuk dalam daftar 10 Buronan Paling Dicari yang dirilis oleh FBI. Williams ditangkap di sebuah taman di Playa del Carmen, yang merupakan kota wisata yang berada di jajaran pantai Karibia, Meksiko.

Jaksa wilayah Quintana Roo, Armando Garcia, seperti dilansir Asia One, Rabu (19/6/2013), mengatakan bahwa Williams diperlakukan sebagai tersangka kejahatan yang sangat berbahaya dan mendapat pengawalan yang sangat ketat.

FBI memasukkan nama Williams dalam daftar 10 Buronan Paling Dicari pada Senin (17/6) waktu setempat. Surat perintah penangkapan terhadap pria itu telah dikeluarkan sejak 30 April lalu, dengan dakwaan eksploitasi anak.

"Karena statusnya, dia mendapat sarana dan akses ke anak-anak, dan itulah yang membuatnya berbahaya. Dia memangsa anak-anak yang paling rapuh," ujar Agen Khusus FBI, Jeff Yesensky dalam rekaman video soal perburuan Williams.

FBI menawarkan imbalan hingga US$ 100 ribu atau setara Rp 990 juta bagi setiap informasi yang mengarah pada penangkapan Williams.

Sebelum menjadi buronan, Williams berprofesi sebagai dosen pengajar tetap di University of Southern California yang terkenal bergengsi itu. Tidak hanya itu, Williams juga seorang profesor yang ahli soal isu antropologi dan gender.

Dalam videonya, FBI menyebutkan, korban-korban William rata-rata berjenis kelamin laki-laki dan berusia antara 14-17 tahun. Menurut FBI, kebanyakan korban William berasal dari negara dunia ketiga. Williams sendiri diketahui telah melakukan perjalanan ke sejumlah negara yang sebagian besar ada di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia dan Filipina.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nvc/ita)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%