detikcom
Rabu, 19/06/2013 15:47 WIB

Imigrasi Jaksel Tangkap 6 Warga Iran Pemilik Tiket Kedaluwarsa

Nur Khafifah - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta, - Kantor Imigrasi Jakarta Selatan menangkap 6 orang warga Iran. Mereka diduga memanfaatkan Indonesia untuk menuju negara tujuan.

"Dugaan kita, mereka mencari jalur tidak resmi ke negara ketiga, mungkin ke Australia," ujar Kasi Pengawasan Imigrasi Jakarta Selatan, Anggi Wicaksono, saat dihubungi detikcom, Rabu (19/6/2013).

Anggi mengatakan, dugaan itu muncul ketika warga negara asing tersebut mengantongi tiket pesawat ke Iran yang telah hangus. Tiket tersebut tertanggal 22 Mei 2013.

"Mereka bilangnya holiday, tapi analisa kita kalau liburan harusnya terencana," ucap Anggi.

Keenam orang tersebut ditangkap Rabu (19/6) saat hendak memperpanjang izin tinggal di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, Jl Mampang Prapatan. 4 Orang datang terlebih dahulu, kemudian 2 orang lainnya menyusul.

"Yang 4 orang dengan 2 orang ini tidak saling kenal," katanya.

Menurut Anggi, izin tinggal keenam orang tersebut akan habis bulan ini. Mereka telah tinggal di Indonesia selama 1 bulan.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(kff/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%
MustRead close