Detik.com News
Detik.com
Rabu, 19/06/2013 10:40 WIB

Napak Tilas Jakarta (11)

Sabeni, Pendekar dari Tenabang yang Ditantang Jepang

Rina Atriana - detikNews
Halaman 1 dari 3
Sabeni, Pendekar dari Tenabang yang Ditantang Jepang Ilustrasi (Penerus silat Sabeni/sabenitenabang.com)
Jakarta - Menyambut HUT Jakarta ke-486 pada 22 Juni, detikcom mencoba menapaktilasi tokoh-tokoh yang jadi buah bibir pada Jakarta tempo dulu. Membela kaum tertindas, melawan penjajah nyaris dengan tangan kosong, dengan bela diri atau diplomasi, mereka ini layaklah diulas. Mari menyusuri jejak mereka.

Pasar Tanah Abang. Apa yang terpikirkan ketika mendengar nama pasar yang terletak di Jakarta Pusat itu? Ribuan orang yang bertransaksi dan tawar menawar? Ribuan orang yang hilir mudik mengangkut barang? Atau lalu lintasnya yang semrawut?

Pada abad 19 dulu, ada pendekar Tenabang (sebutan Tanah Abang dalam logat Betawi, red) yang selalu membela rakyat kecil yang ditindas penjajah, Sabeni namanya. Ia lahir di Tanah Abang pada tahun 1860.

Engkong itu jago banget silat. Tapi dia bukan tipe orang yang nyari masalah duluan, dia cenderung diem, ngamatin. Kalau ada rakyat yang dizalimi baru deh turun tangan. Mungkin itu yang bikin dia disegenin, ujar Zul, cucu Sabeni dengan logat Betawi khasnya saat ditemui detikcom, di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (7/6/2013).

Zul Bachtiar atau yang biasa disapa Bang Zul, adalah cucu dari istri ketiga almarhum Sabeni. Sambil duduk santai Bang Zul menjelaskan kepada detikcom bahwa pada masa penjajahan, kakeknya adalah sosok yang memiliki pengaruh di Tanah Abang. Engkong Sabeni tak hanya disegani oleh kaum pribumi, tapi juga penjajah.

Pernah ketika itu sekitar tahun 1943, Sabeni ditantang oleh Jepang untuk membuktikan kemampuan silatnya. Jepang mendatangkan beberapa ahli bela diri langsung dari Jepang.

Awal mula cerita kenapa akhirnya Sabeni harus meladeni tantangan Jepang adalah saat Jepang akan menangkap anak Sabeni yang bernama Syafii. Diceritakan Syafii kabur saat masih menjadi anggota polisi. Jepang tak mau ambil pusing dengan memilih untuk menangkap Sabeni, ayah Syafii.Next

Halaman 1 2 3

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(nwk/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 30/04/2015 21:33 WIB
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes Eksekusi mati terhadap dua tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi memang bukan yang pertama kali terjadi. Namun Kepala BNP2TKI Nusron Wahid justru menilai sia-sia protes terhadap pemerintah Arab Saudi terkait notifikasi eksekusi mati. Menurut dia, yang seharusnya diubah adalah aturan di Indonesia.
ProKontra Index »

Cegah Prostitusi, Pengelola Apartemen di Jakarta Harus Laporkan Penghuninya

Polisi membongkar praktik prostitusi di apartemen yang berawal dari pemesanan melalui forum di internet. Untuk mengantisipasi hal itu, Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat meminta para pengelola apartemen harus memberikan data-data penghuninya. Bila Anda setuju dengan Wagub Djarot, pilih Pro!
Pro
89%
Kontra
11%