detikcom
Rabu, 19/06/2013 09:35 WIB

Jadwal Penerbangan di Bandara Pekanbaru Belum Terganggu Asap

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Kabut asap di Pekanbaru (Chaidir Tanjung/detikcom)
Jakarta - Kabut asap menyelimuti Pekanbaru pagi ini. Tapi kondisi ini belum mengganggu jadwal penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II.

"Memang sejak pagi asap menyelimuti wilayah bandara kita. Namun jadwal penerbangan di tempat kita belum ada yang terganggu," kata Duty Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Baikuni saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (19/6/2013).

Baikuni menjelaskan, jarak pandang masih di atas 2 kilometer pada pukul 06.00 WIB-08.00 WIB. Dengan jarak pandang ini, maskapai masih dapat melakukan penerbangan.

"Memang saat ini jadwal penerbangan masih normal. Tapi kan kondisi kabut asap ini bisa jadi berubah setiap saat. Karena saat ini kebakaran lahan masih terjadi di Riau," kata Baikuni.

Saat ini terjadi kebakaran lahan dan hutan di sejumlah titik di Riau. Kondisi seperti ini sudah jadi langganan di saat musim kemarau.

Kebakaran lahan saat ini terjadi di Kabupaten Pelalawan, Bengkalis dan Dumai. Ketiga wilayah itu paling banyak menyumbang asap yang malah sampai ke Malaysia dan Singapura.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(cha/fdn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close