detikcom

Rabu, 19/06/2013 06:16 WIB

Harga BBM Naik, Tarif Angkutan DKI Diusulkan Naik 30 %

Ferdinan - detikNews
Jakarta - Organda DKI Jakarta akan mengusulkan kenaikan tarif angkutan umum terkait rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Organda DKI mengusulkan kenaikan tarif hingga 30 persen.

"Kami mengusulkan kenaikan 30 persen," kata Ketua Organda DKI Jakarta, Soedirman saat dihubungi Selasa (18/6/2013) malam.

Besaran persentase kenaikan tarif angkutan ini dihitung dari dampak kenaikan harga BBM. "Terutama dampak terhadap harga suku cadang. Tiap komponen angkutan semua dihitung untuk menetapkan besaran kenaikan," terangnya.

Kenaikan 30 persen tarif angkutan, lanjut Soedirman sudah ideal. Alasannya, Organda telah memperhitungkan komponen yang terdampak kenaikan BBM.

Bukan hanya suku cadang, komponen yang dimaksud di antaranya kebutuhan angkutan seperti oli, ban termasuk gaji para sopir. "Penghasilan sopir juga harus disesuaikan," ujarnya.

"Dengan tarif baru yang naik 30 persen, kita bisa menabung 3 tahun untuk membeli armada angkutan baru supaya layanan juga menjadi baik," imbuh dia.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fdn/bal)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%