Detik.com News
Detik.com
Rabu, 19/06/2013 03:28 WIB

Tiga Pasangan Minta Pilgub Sumsel Diulang

Taufik Wijaya - detikNews
Jakarta - Tiga pasangan calon gubernur/wagub mengajukan permohonan pembatalan keputusan KPU Sumsel yang menetapkan pasangan Alex Noerdin-Ishak Mekki sebagai pemenang Pilgub Sumsel.

Ketiga pasangan yang mengajukan keberatan adalah Eddy Santana Putra-Anisja Djuita Supriyanto, Herman Deru-Maphilinda, dan Iskandar Hasan-Hafisz Tohir.

"Ketiga calon telah menyerahkan permohonan. Substansinya kira-kira, memohon pembatalan hasil perhitungan KPUD Sumsel. Kita (ketiga pasang calon) memohon MK memutuskan Pilkada ulang," ujar ketua Tim Advokasi ESP-Win, Nazori Doak Ahmad, yang dihubungi wartawan, Selasa
(18/06/2013) malam.

"Substansinya kita meminta pembatalan penetapan hasil Pilkada. Karena pasangan calon nomor empat berkampanye menggunakan dana APBD. Pelanggaran yang dapat dikategorikan dilakukan secara masif, terstruktur dan sistematis. Sehingga pemilihan harus diulang," ujarnya.

Intinya, pasangan calon telah menggunakan cara-cara yang bertentangan dengan hukum, sehingga pemilihan gubernu 6 Juni lalu harus diulang. "Secara hukum, ini pelanggaran prinsip. Tidak ada jalan lain, keputusan KPU harus dibatalkan dan meminta MK menyatakan Pilgub Sumsel diulang," katanya.

Hasil sidang pleno KPU Jumat (14/06/2013) lalu, menetapkan pasangan calon gubernur nomor 4 Alex Noerdin dan Ishak Mekki mengumpulkan suara terbanyak dan dinyatakan sebagai calon terpilih.

Perolehan suara terbanyak kedua, pasangan cagub Herman Deru dan Ny Maphilinda Syahrial Oesman. Sedangkan pasangan ESP-Win di urutan ketiga dan diikuti pasangan calon Iskandar Hasan dan Hafisz Thohir.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(tw/fdn)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%