Rabu, 19/06/2013 02:40 WIB

Siap-siap! Hari Ini Air PAM di Depok Bakal Mati 4 Jam

Niken Widya Yunita - detikNews
Ilustrasi
Jakarta - Warga Depok tidak akan mendapatkan kucuran air PAM. Air PAM akan mati selama 4 jam.

"Suplai air akan mengalami gangguan," ujar Plh Kepala Cabang Pelayanan III Depok Timur PDAM Tirta Kahuripan Nandang Suryana dalam rilisnya Selasa (18/6/2013).

Menurut Nandang, terhentinya pasokan air mulai pukul 10.00 -14.00 WIB, Rabu (19/6/2013). Hal itu karena akan dilakukan pengurasan reservoir (penampungan air bersih) di instalasi Booster Cimanggis dalam upaya peningkatan kualitas air.

"Kami mengharapkan agar para pelanggan mengantisipasi pasokan air yang akan terhenti untuk sementara waktu," kata Nandang.

Berikut pelanggan yang akan terhenti pasokan air PAM: pelanggan wilayah Taman Manggis Permai, Tirta Mandala, Perumahan Jatijajar, Villa Pertiwi, Taman Depok Permai, Sukamaju, Permata Duta, Cening Ampe, Sukamaju Permai, Graha Prima, Kompleks Hubad, dan sepanjang jalan Raya Tole Iskandar.

"Kami mengharapkan para pelanggan dapat menampung air secukupnya," tutur Nandang.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(nik/fdn)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
MustRead close