detikcom
Selasa, 18/06/2013 12:23 WIB

Penerus Mega di PDIP

Prananda Prabowo: Biarlah Waktu yang Berbicara

M. Rizal - detikNews
Halaman 1 dari 2
Prananda Prabowo/Majalah Detik
Jakarta - Siapa yang akan dipilih Megawati Soekarnoputri untuk melanjutkan trah Sukarno? Sampai saat ini Ketua Umum PDIP ini masih menunggu waktu untuk memunculkan 'satria piningit’-nya.

Muhammad Prananda Prabowo adalah putra kedua Megawati dari suami pertamanya, Letnan Satu Penerbang Surindro Supjarso. Prananda atau Nanan masih dalam kandungan saat ayahnya wafat dalam kecelakaan pesawat Skyvan T-701 di Biak, Papua Barat, tahun 1970. Ia lahir pada 23 April 1970.

Dibandingkan adiknya, Puan Maharani, jejak Prananda di jalur politik jarang terlihat. Prananda dikenal sebagai 'tokoh misterius' atau 'man behind the door'. Prananda sempat membuat heboh Kongres PDIP di Bali pada tahun 2010 silam. Saat itu, ia hadir dalam jumpa pers bersama sang ibu dan politikus PDIP Pramono Anung. Ia bahkan sempat digadang-gadang menjadi calon ketua umum pengganti Megawati.

Itulah kali pertama Prananda 'diperlihatkan' ke publik. Namun, setelah itu, ia tak pernah muncul kembali. Sosoknya hanya dapat dijumpai di media sosial seperti
twitter, facebook, maupun situs pribadinya. Di akun twitternya, @pranandaprabowo, ia banyak berkicau tentang situasi perpolitikan saat ini. Selebihnya, aktivitas Prananda jarang terlihat.

"Saya menjabat sebagai Kepala Ruang Pengendali dan Analisa Situasi DPP PDIP. Tugas saya lebih banyak berkaitan dengan masalah internal partai yang langsung," kata Prananda kepada majalah detik.

Menempati posisi strategis di PDIP tak membuatnya besar kepala. Dia enggan disebut satria piningit di PDIP.

"Kadang kita tidak melihat apa yang ada di depan mata. Mengenai Satria Piningit ya tidak ada (yang) tahu. Biarlah waktu yang berbicara. Pertanyaan itu sebaiknya tidak ditujukan ke saya," tuturnya.Next

Halaman 1 2

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(van/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%