Detik.com News
Detik.com
Selasa, 18/06/2013 12:17 WIB

Jokowi akan Gelar Karnaval Ondel-ondel Tanggal 30 Juni

Mulya Nurbilkis - detikNews
Jokowi akan Gelar Karnaval Ondel-ondel Tanggal 30 Juni Jokowi dan ondel-ondel (Bilkis/ detikcom)
Jakarta - Budaya ondel-ondel tidak selamanya berarti kuno dan ketinggalan zaman. Jokowi menyulap ondel-ondel dalam versi modern di tanggal 30 Juni nanti.

"Kita mengangkat ondel-ondel versi kekinian dalam bentuk karnaval gitu lho," kata Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (18/6/2013)

Ondel-ondel versi modern ini diperagakan oleh 500 siswa se-Jakarta. Mereka akan karnaval dari balaikota menuju bundaran HI pada tanggal Minggu, 30 Juni 2013 di sore hari.

"Dibikin sore, masyarakat tumpah ruah, ini kita mau promosi besar-besaran," terang Jokowi.

Untuk meramaikan acara, juga diundang perwakilan dari beberapa wilayah yang sebelumnya telah membuat karnaval yang sama.

"Mengundang Jember, Magelang, Solo, Kutai, Subang, semuanya," jelas mantan Walikota Surakarta ini.

Untuk kelancaran acara, maka akses jalan dari dari Balai Kota menuju Bundaran HI akan ditutup. Pemilihan tanggal 30 Juni pun dikarenakan padatnya acara di tanggal 22 Juni yang tepat pada ulang tahun DKI Jakarta.

"Karena tanggal 22 itu kan ada Malam Muda Mudi Jakarta Night Festival, sehingga ini diundur tanggal 30," tutur Jokowi.

Saat ini, selasar balaikota dipenuhi puluhan siswa dari berbagai wilayah untuk memamerkan hasil 'ondel-ondel modern' mereka pada Jokowi. Seluruh bahan yang digunakan adalah daur ulang dan memiliki ciri khas yang sama dengan ondel-ondel pendahulunya, yakni kembang kelapa yang biasa menghiasi kepala ondel-ondel.

"Keren, padahal ini belum selesai loh," kata Jokowi sumringah.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(gah/gah)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%