Sabtu, 15/06/2013 22:34 WIB

Tidak Terkait TPPU, Fortuner Milik Ahmad Zaki Dikembalikan KPK

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - KPK mengembalikan satu dari sejumlah mobil yang disita terkait dengan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Luthfi Hasan Ishaaq. Mobil Fortuner atas nama Ahmad Zaki dikembalikan.

"Setelah berkas diserahkan kepada jaksa dan kemudian jaksa melakukan penelitian, kemudian disimpulkan terhadap mobil sitaan yang disita terkait kasus HI dan AF, maka mobil Fortuner B 544 MSI atas nama Ahmad Zaki dikembalikan," ujar Jubir KPK Johan Budi, Sabtu (15/6/2013).

Jaksa menyatakan, mobil Fortuner tersebut tidak terkait dengan kasus pencucian uang Luthfi. Zaki, pemilik mobil tersebut diketahui merupakan asisten dari Luthfi.

"Mobil tersebut dari data yang didapat di akhir penyidikkan ke penuntutan tidak terkait kasus TPPu," kata Johan.

Pihak KPK, kata Johan, baru mendapatkan data klarifikasi mengenai tidak adanya kaitan Luthfi dalam pembelian mobil tersebut pada 12 Juni 2013.

"Sehingga, sebelum berkas dilimpahkan ke pengadilan, mobil tersebut diserahkan kepada pemilik (Ahmad Zaki) melalui Zainudin Paru karena barang tersebut disita dari Zainudin Paru," kata Johan.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(fjp/trq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%