detikcom
Jumat, 14/06/2013 19:36 WIB

Kawanan Perampok Bersenpi Ikat 2 Pegawai Kantor Pos Pamulang

Rini Friastuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Aksi perampokan di kantor Pos kembali terjadi untuk yang kedua kalinya di Tangerang. Kali ini menimpa Kantor Pos Pamulang di Jalan Raya Pajajaran, Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (14/06) pada pukul 15.00 WIB.

Menurut saksi mata di lokasi sekaligus warga setempat yang bernama Andi, para pelaku mengikat 2 orang pegawai kantor Pos itu dengan kabel listrik, hingga tak berkutik. Setelah menggasak uang dan sejumlah barang berharga, kawanan itu langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor.

"Diiket pake kabel listrik. Pegawainya ada 2 orang yang diiket," ujar Andi kepada wartawan di lokasi kejadian, Jl Raya Pajajaran, Pamulang, Tangsel, Jumat (14/6/2013).

Andi menduga ada sekitar 4 pelaku yang melakukan perampokan terhadap Kantor Pos tersebut. Sebab, dirinya melihat ada 4 orang tergesa-gesa sambil membawa motor.

"Sedangkan pelaku ada sekitar 4 orang, kesemuanya makai motor dan lari ke arah Ciputat. Saya sendiri tak sadar itu pelakunya," ujar Andi.

Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Pamulang Kompol M Nasir membenarkan peristiwa tersebut. Tetapi Nasir tak bisa memastikan apakah pelaku yang menyamar sebagai nasabah itu membawa senapan api asli atau bukan.

"Belum diketahui jenis senpi nya. Masih didalami," jelasnya.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(rni/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
63%
Kontra
37%