Detik.com News
Detik.com

Jumat, 14/06/2013 18:36 WIB

Baru Satu Jam Jadi Tahanan, Rusli Zainal Dijenguk Keluarganya dari Pekanbaru

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Jakarta - Rusli Zainal telah resmi menjadi penghuni rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi. Namun baru satu jam memasuki ruang tahanan, sudah ada anggota keluarga dari Pekanbaru datang menjenguk tersangka kasus dugaan suap dana PON dan alih fungsi lahan hutan lindung itu

"Kami tadi langsung dari Pekanbaru," kata salah seorang anggota keluarga yang tidak mau disebutkan namanya di Kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (14/6/2013).

Keluarga Gubernur Riau itu tiba di gedung KPK pukul 18.15 WIB. Mereka langsung menuju petugas penerima tamu untuk meminta izin menjenguk.

Ada 9 anggota keluarga yang ingin melihat keadaan politisi partai Golkar itu. Sempat terjadi diskusi beberapa saat karena pihak KPK tidak mengizinkan keluarga untuk menjenguk karena memang bukan waktu besuk.

Akhirnya pihak KPK memberi kesempatan kepada tiga anggota keluarga saja. Ibu, istri dan anak adalah anggota keluarga yang diizinkan untuk memasuki ruang tahanan. Lembaga anti korupsi itupun hanya memberi waktu besuk selama 30 menit.

Pada saat ini, ketiga anggota keluarga itu telah berada di ruang tahanan KPK. Saat memasuki ruang tahanan, terlihat istri Rusli membawa bungkusan plastik berwarna hijau. Sementara anggota keluarga yang lain hanya menunggu di luar.

Rusli Zainal selaku Gubernur Riau ditahan dalam kasus tindak pidana korupsi terkait pengesahan bagan kerja penerbitan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (IUPHHK-HT) tahun 2001-2006 di Pelelawan, Riau.

Rusli juga menjadi tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pembahasan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2010 soal penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional di Riau.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(lh/lh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Advetorial Index »
  • Kamis, 21/05/2015 16:55 WIB
    Mas Achmad Santosa: Bu Susi Tak Mungkin Kebeli
    Mas Achmad Santosa: Bu Susi Tak Mungkin Kebeli Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menerapkan kebijakan radikal dalam pemberantasan illegal fishing. Sejumlah pihak yang merasa dirugikan berusaha mendongkel Susi dari posisi menteri. Ada yang menawarkan Rp 5 triliun agar Susi mundur.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
89%
Kontra
11%