Detik.com News
Detik.com
Jumat, 14/06/2013 16:09 WIB

PDIP Akan Kerahkan Pendekar Banten Tolak Kenaikan BBM

Danu Damarjati - detikNews
PDIP Akan Kerahkan Pendekar Banten Tolak Kenaikan BBM
Jakarta - Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning bakal memobilisasi demo ke Istana Negara menolak kenaikan BBM, Rabu (19/6) mendatang. Tak tanggung-tanggung, pendekar asal Banten dikerahkan!

"Saya juga siapakan pendekar Banten dalam aksi besok. Saya sudah perintahkan semua Ketua DPC. Kita sudah sebarkan spanduk penolakan kenaikan BBM diseluruh Banten," kata Ribka di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/6/2013).

Ketua DPD PDIP Banten ini juga menyatakan telah menyiapkan elemen buruh dan mahasiswa. Ribka sendiri memimpin langsung aksi massa tersebut.

"Saya akan pimpin langsung aksi ini. Akan ada ribuan masa yang hadir ke Istana rabu besok," kata Ketua Komisi Ketenagakerjaan DPR ini.

Ribka memilih hari Rabu untuk melancarkan aksi, padahal penentuan kenaikan BBM ada pada hari Senin (17/6). Ini lantaran Ribka harus menghadiri rapat paripurna di Gedung DPR.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(dnu/van)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%