detikcom
Jumat, 14/06/2013 10:10 WIB

Banjir Rob di Mangga Dua, Bus TransJ Koridor V Tak Sampai Ancol

Nograhany Widhi K - detikNews
Jakarta - Banjir rob menggenangi Jl Gunung Sahari, tepatnya di depan WTC Mangga Dua, Jakarta. Bus TransJakarta Koridor V pun beroperasi tak sampai ke Ancol.

"Koridor V Kampung Melayu tetap berjalan sampai Jembatan Merah," kata petugas PU TransJakarta Busway ketika dihubungi detikcom, Jumat (14/6/2013) pukul 09.55 WIB.

Berarti jalur bus TransJ ke Ancol sudah lumpuh sudah sekitar 4 jam sejak akun twitter bus TransJakarta memberitakan bus TransJ hanya beroperasi sampai Jembatan Merah.

"Dikarenakan banjir di Pademangan," tulis akun twitter bus TransJakarta @BLUTransJakarta pada hari ini pukul 05.45 WIB.

Sebelumnya TMC Polda Metro Jaya mengatakan genangan air itu persis di depan WTC Mangga Dua.

"Ketinggian air sekitar 30 sampai 35 Cm, akibat banjir rob di WTC Mangga Dua," ujar petugas piket TMC Polda Metro Jaya, Briptu David, kepada detikcom, Jumat (14/6/2013).

David mengatakan kondisi arus lalu lintas di Jl Gunung Sahari itu, terpantau cukup padat. Petugas kepolisian telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan.

Genangan air tersebut disebabkan karena meluapnya air kali Ancol karena naiknya air laut. Selain itu kondisi diperparah karena pompa penyedot air juga rusak.

"Petugas telah berada di lokasi, untuk kendaraan yang menuju utara masih dapat melalui jalan tersebut," imbuhnya.

Sejumlah jalur di kawasan Jakut juga tidak dapat dilalui kendaraan bermotor. Salah satunya di Jalan RE Martadinata yang digenangi air dengan ketinggian sekitar 20 sampai 30 cm. Arus lalu lintas menjelang pintu keluar tol Ancol pun tersendat. Terjadi antrean kepadatan kendaraan.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nwk/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 02/10/2014 18:15 WIB
    Dato Sri Tahir: Saya Sudah Nikmati Lunch dari TNI
    Gb Dato Sri Tahir, konglomerat terkaya nomor 12 di Indonesia, diangkat menjadi penasihat Panglima TNI Jenderal Moeldoko. Tahir pun menyumbang 1.000 rumah untuk prajurit. Kontroversi pun merebak. Apa imbalan yang Tahir dapat?
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%