Kamis, 13/06/2013 17:52 WIB

1.041 Orang Tercatat di DCS Anggota DPRD Jateng, KPU Minta Masukan Publik

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Ilustrasi/detikcom
Semarang - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah mencatat sebanyak 1.041 orang masuk dalam Daftar Calon Sementara (DCS) anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah. Jumlah tersebut sudah mencakup keterwakilan 30 persen caleg perempuan. Mereka akan berebut 100 kursi anggota DPRD Jateng.

"DCS laki-laki sebanyak 647 orang dan perempuan 394 orang atau 37,85 persen," kata komisioner KPU Jateng Nuswantoro Dwi Warno di kantor KPU Jateng, Jl Veteran, Semarang, Kamis (13/6/2013).

Dari 12 partai politik yang mendaftar, hanya 3 partai yang memenuhi 100 persen dapil. Partai tersebut adalah PKB, Golkar dan Gerindra.

"Yang paling sedikit tercatat Partai Bulan Bintang (PBB) dengan jumlah DCS sebanyak 36 calon," tandasnya.

Nuswantoro menambahkan, pihaknya sudah mengumumkan nama-nama caleg tersebut pada media cetak dan di kantor KPU Jateng. Hal itu dilakukan agar ada masukan dari masyarakat jika ada caleg yang terindikasi tidak memenuhi syarat administrasi sebelum penetapan Daftar Calon Tetap (DCT).

"Misalkan calon yang bermasalah dalam pendidikannya atau misal terlibat narkoba, maka masyarakat bisa melaporkan," jelas Nuswantoro.

Selain itu, diberitahukan juga jika ada caleg laki-laki yang mengundurkan diri sebelum penetapan DCT bulan Agustus mendatang, maka tidak diperbolehkan untuk diganti orang lain. Namun untuk caleg perempuan jika mundur diperbolehkan memiliki pengganti.

"Hal itu mengingat aturan persentase jumlah perempuan," katanya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(alg/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%