detikcom
Kamis, 13/06/2013 13:35 WIB

PT CJI Rejoso Berikan Kompensasi Rp 600 Juta Per Tahun ke Warga

Muhajir Arifin - detikNews
Pasuruan - Perjuangan warga di sekitar pabrik PT Cheil Jedang Indonesia (CJI), Rejoso, Pasuruan membuahkan hasil. Pabrik yang memproduksi Lysine, Threonine dan MSG itu, sepakat memberikan kompensasi kepada warga sebesar Rp 600 juta per tahun.

Dana tersebut, nantinya akan digunakan untuk perbaikan lingkungan. Sebelumnya, warga mengeluhkan limbah PT CJI mencemari sungai sungai dan bau yang mengganggu warga.

Kesepakatan tersebut tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani pihak CJI, perwakilan warga (Tim 10) dan pemerintah daerah di Pendopo Kabupaten Pasuruan, Kamis (13/6/2013).

Dana tersebut digunakan untuk pemulihan lingkungan fisik, normalisasi sungai serta penanaman mangrove di daerah yang terdampak. Pihak warga yang mengajukan dana harus membuat proposal program.

Dalam MoU tersebut, pihak CJI juga menyatakan kesanggupannya untuk melakukan penghijauan Sungai Rejoso dan perbaikan IPAL agar bau bisa dan pembuangan limbah bisa diminimalisir serta perbaikan cerobong asap.

"Hendaknya semua pihak lebih mengedapankan kepentingan bersama agar kesepakatan ini bermuara pada kesejahteraan masyarakat," kata Bupati Pasuruan, Dade Angga.

Selain dana Rp 600 juta per tahun sebagai kompensasi, PT CJI juga tetap mengeluarkan dana Rp 1,2 miliar untuk Corporate Social Responsibility (CSR).

Pendatanganan MoU tersebut merupakan puncak dari serangkaian protes dan unjukrasa warga meminta tanggungjawab CJI atas dampak lingkungan di sekitarnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bdh/bdh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%