detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 15:52 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 13/06/2013 01:57 WIB

Nico Napi yang Otaki Pabrik Ekstasi Kalideres Bingung Saat Dijemput BNN

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Foto: Edward Febriyatri Kusuma/detikcom
Jakarta - Nico, tersangka pengendali pabrik ekstasi di Kalideres, Jakarta Barat, terlihat bingung saat dijemput mobil Badan Narkotika Nasional (BNN). Kepala Lapas Narkotika Cipinang Thurman Hutapea memberikan kesaksiannya.

"Selama dilakukan penjemputan, warga (binaan) tersebut berlaku kooperatif. Ketika dijemput, dia merasa bingung dan tidak tahu apa-apa," kata Thurman usai penjemputan Nico oleh BNN di Lapas Narkotika Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (12/6/2013).

Nico adalah terpidana kasus narkotika yang dicokok lantaran melakukan penembakan Busway Trans Jakarta di Halte Pluit, Jakarta Utara, tahun 2011 silam.

"Yang bersangkutan baru menjalani hukuman dua setengah tahun," imbuh Thurman.

Ketika dijemput BNN menggunakan mobil tahanan, Nico sudah ditunggu Ricky alias Piong, tersangka terkait kasus pabrik ekstasi di di perumahan Citra Garden II Ekstension BH/1 nomor 21, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(dnu/ahy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%