detikcom
Kamis, 13/06/2013 01:57 WIB

Nico Napi yang Otaki Pabrik Ekstasi Kalideres Bingung Saat Dijemput BNN

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Foto: Edward Febriyatri Kusuma/detikcom
Jakarta - Nico, tersangka pengendali pabrik ekstasi di Kalideres, Jakarta Barat, terlihat bingung saat dijemput mobil Badan Narkotika Nasional (BNN). Kepala Lapas Narkotika Cipinang Thurman Hutapea memberikan kesaksiannya.

"Selama dilakukan penjemputan, warga (binaan) tersebut berlaku kooperatif. Ketika dijemput, dia merasa bingung dan tidak tahu apa-apa," kata Thurman usai penjemputan Nico oleh BNN di Lapas Narkotika Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (12/6/2013).

Nico adalah terpidana kasus narkotika yang dicokok lantaran melakukan penembakan Busway Trans Jakarta di Halte Pluit, Jakarta Utara, tahun 2011 silam.

"Yang bersangkutan baru menjalani hukuman dua setengah tahun," imbuh Thurman.

Ketika dijemput BNN menggunakan mobil tahanan, Nico sudah ditunggu Ricky alias Piong, tersangka terkait kasus pabrik ekstasi di di perumahan Citra Garden II Ekstension BH/1 nomor 21, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(dnu/ahy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%