detikcom
Rabu, 12/06/2013 20:16 WIB

Ahok: Sekarang Kami yang Atur Arus Kendaraan di Pasar Minggu & Tanah Abang

Mulyanur Bilkis - detikNews
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Basuki Purnama mengatakan para pemilik toko di pasar Tanah Abang dan Pasar Minggu tidak akan lagi bisa seenaknya mengatur arus lalu lintas. Pemprov DKI lah yang akan melakukan pengaturan.

"Kita tidak mau lagi yang punya bangunan di Blok A dan Blok B apapun di Pasar Minggu dan Tanah Abang, mereka yang tentukan arus keluar masuk kendaraan. Kita tidak mau lagi seperti itu. Kita yang tentukan mereka harus mau ikut," ujar Ahok di Balaikota DKI, Jakarta, Rabu (12/6/2013).

Menurut Ahok selama ini, tindakan para pengusaha dengan mobil daganganya yang keluar masuk jalan di sekitar pasar, membuat jalanan macet. Ahok menyatakan hal semacam itu tidak boleh terjadi lagi.

"Mereka yang atur seenaknya keluar masuk kendaraan seenaknya dalam blok Tanah Abang. Kita mau bereskan," ujar Ahok.

Politikus Gerindra itu menyatakan, proses pengaturan itu akan dilakukan dalam waktu dekat. Persiapan sudah mulai dilakukan.

"Sementara kita siapkan, akan cepat masuklah. Minggu depan mungkin, bertahap," kata Ahok.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fjp/fjp)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%