Rabu, 12/06/2013 18:49 WIB

KPK: Kasus Dugaan Korupsi UI Masuk Tahap Penyidikan

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menaikkan tahapan perkara dugaan korupsi pengadaan IT di perpustakaan UI ke tahap penyidikan. Tersangka baru akan ditetapkan.

"Sudah diputuskan dalam gelar perkara beberapa waktu yang lalu, kasus UI telah masuk ke penyidikan," ujar juru bicara KPK, Johan Budi di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2013).

Menurut Johan, sampai sekarang KPK belum menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan IT di perpustakaan UI itu. Lembaga anti korupsi itu juga belum mengeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) sebagai dasar penetapan tersangka.

"Sprindik belum keluar, jadi belum ada tersangka," tambah Johan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, KPK menemukan adanya keterlibatan unsur penyelenggara negara dalam kasus ini. Pimpinan universitas dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) memenuhi unsur penyelenggara negara.

Sebelumnya KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa petinggi UI, termasuk mantan Rektor UI, Gumilar Rusliwa.

Penyelidikan perkara dugaan korupsi IT UI merupakan tindak lanjut laporan kelompok akademisi 'Save UI'. Mereka telah melaporkan serta menyerahkan sejumlah bukti dugaan korupsi proyek bernilai Rp 21 miliar tersebut.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rmd/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%