detikcom
Rabu, 12/06/2013 18:41 WIB

Ingin Gratiskan 'PRJ Monas', Jokowi Segera Cari Sponsor

Sukma Indah Permana - detikNews
Jakarta - Menindaklanjuti kritiknya terhadap pengelola PRJ di Kemayoran, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akan PRJ di Monas mulai 2014. Karena tak mau mengenakan ongkos masuk kepada pengunjung, dia akan mencari sponsor acara.

"Pengennya nggak dikenai biaya. Kita lagi nyari sponsor, bukan pengelola. Kalau pakai sponsor ngak usah pakai tiket masuk," kata Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (12/6/2013).

Nama resmi untuk kegiatan yang digelar memperingati HUT DKI Jakarta tahun ini adalah Pekan Produk Kreatif Daerah (PPKD). Acara ini dia rancang sebagai cikal bakal untuk menggelar PRJ yang sesungguhnya di Monas pada tahun 2014.

Khusus untuk PRJ 2014, ada syarat khusus bagi para calon pesertanya. Yaitu usaha rumah tangga, pengusaha kecil, pedagang kaki lima dan menampilkan produk budaya Betawi.

"Tetap seleksi. Jangan sembarang bisa mejeng di situ. Barang tetap harus berkualitas dan harganya kompetitif," lanjutnya.

Menurutnya, barang-barang yang memiliki nilai jual yang baik dan punya harga yang kompetitif.

"Lahannya masih dihitung, standnya mau 1x1 belum ditentukan, termasuk parkir. Saya perlu tiga bulan untuk tentukan itu," tutur Jokowi.

(sip/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%