detikcom
Rabu, 12/06/2013 17:56 WIB

400 Suporter PSIS Semarang Ditilang, 154 Motor Disita

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Foto: Angling Adhitya P/detikcom
Semarang - Sekitar 154 unit motor milik suporter PSIS diamankan di kantor Satlantas Polrestabes Semarang. Hal itu dilakukan karena selama ini banyak suporter yang hendak atau usai menonton laga PSIS meresahkan pengguna jalan lainnya.

Kasat Lantas Polrestabes Semarang AKBP Faizal mengatakan pada saat laga PSIS melawan Persikad Depok di Stadion Jatidiri hari Minggu (9/6/2013) lalu, setidaknya ada 400 suporter yang terkena tilang, sedangkan yang disita sejumlah 154 motor.

"Yang bisa menunjukkan surat kelengkapan motor bisa dibawa namun harus mengikuti sidang tilang. Tapi yang tidak bisa menunjukkan surat motor disita," kata Faizal saat dihubungi melalui telepon, Rabu (12/6/2013).

Pelanggaran-pelanggaran yang kerap dilakukan oleh para suporter antara lain tidak memakai helm, tidak membawa surat-surat kelengkapan kendaraan, berboncengan lebih dari 2 orang dan melanggar rambu lalulintas serta menggunakan motor yang tidak sesuai standar.

"Untuk yang protolan harus ada surat pernyataan yang ditandatangani RT/RW, kelurahan, kecamatan dan koordinator suporter jika mau mengambil motor," tandasnya.

Pada laga PSIS sebelumnya, yaitu tanggal 1 Juni melawan Persip (Pekalongan) jumlah suporter PSIS yang ditilang sebanyak 41 orang sedangkan tanggal 5 Juni saat PSIS melawan Peritema (Temanggung) ada 272 suporter ditilang.

Faizal menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengamanan dan razia saat PSIS bermain di Semarang. Ia pun berharap dengan kegiatan tersebut, suporter bisa menaati peraturan dan membuat pengguna jalan lain tetap nyaman.

"Diharapkan suporter bisa tertib dan membuat pengguna jalan lain nyaman meski ada pertandingan," pungkas Faizal.


Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(alg/try)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%