detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 05:02 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 11/06/2013 18:28 WIB

Kuota Haji Indonesia Akan Dikurangi 20 Persen

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Kuota haji di Indonesia akan dikurangi hingga sebanyak 40 ribu orang atau 20 persen mulai tahun 2013 ini. Pengurangan ini terjadi karena renovasi di sekitar Masjidil Haram.

"Ada surat dari Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia. Jadi ada rencana pemerintah Arab Saudi untuk memotong jumlah jemaah haji Indonesia sebesar 40 ribu orang," kata Ketua Komisi VIII DPR, Ida Fauziah, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (11/6/2013).

Alasan pengurangan karena adanya renovasi di sekitar area ibadah Masjidil Haram. Renovasi itu mengakibatkan pengurangan wilayah tempat tinggal jamaah.

"Pembangunan di sekitar Masjidil Haram belum selesai, sehingga area ibadah di sekitar Masjidil Haram akan jadi persoalan," ujarnya.

Pengurangan ini akan mengakibatkan makin lamanya waktu tunggu jemaah asal Indonesia. Oleh karenanya dia meminta pemerintah melobi Arab Saudi agar kuota Indonesia banyak dikurangi.

"Waiting list kita sudah 12 tahun. Kalau dipangkas 40 ribu orang, calon yang sudah masuk waiting list dan sudah siap akan tertunda. Semakin panjang daftar tunggunya," pungkas politikus perempuan PKB ini.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(trq/van)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
85%
Kontra
15%