Selasa, 11/06/2013 17:27 WIB

Polisi dan Penculik 9 Orang Baku Tembak Saat Penyergapan di Cisarua

E Mei Amelia R - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Sempat terjadi baku tembak saat penyergapan komplotan penculik di sebuah vila di Cisarua, Bogor. Saat itu petugas berupaya membebaskan 9 orang korban penculikan yang disekap di vila tersebut.

Para tersangka disergap aparat Polres Bekasi Kabupaten di Villa Gelatik di Jalan Gandamanah RT 03/ RW 12, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu 8 Juni 2013.

"Kita sempat baku tembak dengan pelaku, karena pelaku membawa senjata," kata Kasat Reskrim Polres Bekasi Kabupaten Kompol Dedy Murti kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (11/6/2013).

Seorang korban bernama Ende, juga menuturkan bahwa para tersangka sempat mengeluarkan tembakan saat menculik korban bernama Khotib. Khotib adalah mantan bos Ende saat bekerja di sebuah koperasi di kawasan Jakasampurna, Bekasi.

"Mereka mengaku polisi saat menjemput Khotib dan melepaskan tembakan ke udara," kata Ende.

Ende mengatakan, pistol yang digunakan para pelaku ini sejenis revolver. "Cuma larasnya pendek," kata Ende.

Para tersangka menculik Ende dan 8 korban lainnya di lokasi yang berbeda-beda dalam kurun waktu dari tanggal 3-6 Juni 2013. Para tersangka diotaki oleh Julkarnaen yang merupakan pengusaha rental mobil.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mei/nal)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%