Detik.com News
Detik.com

Selasa, 11/06/2013 13:12 WIB

Jelang Pilpres Iran 14 Juni, Kandidat Reformis Mengundurkan Diri

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jelang Pilpres Iran 14 Juni, Kandidat Reformis Mengundurkan Diri
Teheran, - Pemilihan presiden (pilpres) Iran tinggal beberapa hari lagi. Namun kandidat reformis Mohammad Reza Aref, menyatakan mundur dari pencalonannya menjelang pilpres yang akan digelar 14 Juni mendatang. Pengunduran diri ini dilakukan Aref setelah dirinya menerima saran dari mantan presiden reformis Iran, Mohammad Khatami.

"Pada Senin senja... saya menerima surat dari Mohammad Khatami... dia mengatakan bukan hal yang bijak bagi saya untuk tetap dalam pertarungan," demikian ditulis Aref dalam surat pengunduran dirinya seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (11/6/2013).

Beberapa hari terakhir, seruan dari kubu reformis terus meningkat bagi Aref untuk mundur demi menguntungkan kandidat reformis-moderat Hassan Rowhani.

Dewan penasihat Khatami telah menyatakan dukungan mereka pada Rowhani sebagai "kandidat kubu reformis." Rowhani merupakan mantan negosiator utama nuklir semasa pemerintahan Khatami. Dia juga pernah menjabat sebagai pejabat tinggi keamanan semasa pemerintahan mantan presiden Akbar Hashemi Rafsanjani.

Ini merupakan pengunduran diri kandidat presiden kedua yang terjadi dalam dua hari terakhir. Sebelumnya, mantan ketua parlemen Gholam Ali Haddad Adel, mundur dari pencalonan pada Senin, 10 Juni.

Orang yang disebut-sebut dekat dengan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tersebut, tidak mendukung satupun dari empat kandidat konservatif yang ikut mencalonkan diri. Dia juga tidak dianggap sebagai kandidat unggulan dalam pilpres 14 Juni mendatang.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ita/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

'Bersihkan' Gelar Palsu, Periksa Semua Ijazah Anggota DPR!

Anggota DPR Fraksi Hanura Frans Agung Mula Putra dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait dugaan gelar doktor palsu. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah bersikap tegas meminta ijazah semua anggota DPR diperiksa. Bila Anda setuju dengan usulan Fahri Hamzah, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%