detikcom
Selasa, 11/06/2013 09:21 WIB

Tabrak Kakek-kakek, Motor Ducati Ari Wibowo Masih Ditahan Polisi

Nala Edwin - detikNews
Jakarta - Polisi masih menyelidiki kecelakaan motor yang dikendarai Ari Wibowo dengan seorang kakek bernama Charmadi (80) di Jl Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan, Senin (10/6/2013). Hingga kini motor Ducati yang dikemudikan Ari masih berada di Satuan Lantas Polres Jakarta Selatan.

"Motornya hanya lecet-lecet di bagian sebelah kirinya, tapi masih bisa jalan," kata Kasat Lantas Polres Jakarta Selatan Kompol Sutimin kepada detikcom, Selasa (11/6/2013).

Sutimin mengatakan, surat-surat motor gede milik Ari juga masih ditahan oleh petugas. "Suratnya juga masih kita sita," katanya.

Kecelakaan itu terjadi di depan KFC STM Penerbangan, Jakarta Selatan, Senin (10/6) sekitar pukul 14.00 WIB. Ari mengaku, memacu motor Ducati-nya 70 km/jam saat peristiwa itu terjadi.Kecelakaan itu terjadi ketika Ari hendak ke tempat gym di kawasan Senayan.

Di perjalanan, ia melihat seorang kakek tengah menyebrangi jalan. Ari mengaku sempat berusaha untuk menghindar. Bahkan, klakson di motornya pun sempat ditekannya. Namun sang kakek diakuinya tidak mendengar.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(nal/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%