detikcom
Selasa, 11/06/2013 04:34 WIB

Istana Bogor Dibuka 5 Hari untuk Umum

Farhan - detikNews
Istana Bogor
Bogor, - Istana Bogor di Jalan Juanda, Kota Bogor, akan dibuka untuk umum selama 5 hari. Kegiatan ini bagian dari peringatan hari jadi Bogor ke-531.

"Event ini dibuka selama 5 hari, dari tanggal 17-22 Juni 2013. Tiket masuknya gratis," kata Istadi, koordinator pendaftaran masuk Istana Bogor, yang ditemui di lokasi pendaftaran halaman Gedung DPRD, Senin (10/6/2013).

Tiket gratis tersebut bisa didapat dengan cara mendaftarkan diri secara langsung di Halaman Gedung DPRD Kota Bogor Jalan Kapten Muslihat No 21. "Sejak hari pertama pendaftaran dibuka, sudah 3 ribu orang. Target tahun ini 6 ribu pengunjung," kata Istadi.

Tapi para 'wisatawan' Istana Bogor harus menaati peraturan yang diberlakukan ketika berkeliling nantinya. "Yang jelas harus memiliki tiket, berpakaian rapi, dan tidak membawa kamera," tambah Istadi.



Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fdn/fdn)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%