Detik.com News
Detik.com

Selasa, 11/06/2013 04:34 WIB

Istana Bogor Dibuka 5 Hari untuk Umum

Farhan - detikNews
Istana Bogor Dibuka 5 Hari untuk Umum Istana Bogor
Bogor, - Istana Bogor di Jalan Juanda, Kota Bogor, akan dibuka untuk umum selama 5 hari. Kegiatan ini bagian dari peringatan hari jadi Bogor ke-531.

"Event ini dibuka selama 5 hari, dari tanggal 17-22 Juni 2013. Tiket masuknya gratis," kata Istadi, koordinator pendaftaran masuk Istana Bogor, yang ditemui di lokasi pendaftaran halaman Gedung DPRD, Senin (10/6/2013).

Tiket gratis tersebut bisa didapat dengan cara mendaftarkan diri secara langsung di Halaman Gedung DPRD Kota Bogor Jalan Kapten Muslihat No 21. "Sejak hari pertama pendaftaran dibuka, sudah 3 ribu orang. Target tahun ini 6 ribu pengunjung," kata Istadi.

Tapi para 'wisatawan' Istana Bogor harus menaati peraturan yang diberlakukan ketika berkeliling nantinya. "Yang jelas harus memiliki tiket, berpakaian rapi, dan tidak membawa kamera," tambah Istadi.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fdn/fdn)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%