Detik.com News
Detik.com
Senin, 10/06/2013 18:10 WIB

Politisi PKS Enggan Tanggapi Desakan Mundur dari Koalisi

Danu Damarjati - detikNews
Jakarta - Sejumlah politisi PD meminta PKS akan menarik keanggotaan dari Setgab Koalisi sebagai penegasan menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi. Namun bagi PKS yang saat ini memilih bertahan dalam Setgab Koalisi, permintaan tersebut bukan sesuatu yang perlu ditanggapi.

"Biarkan saja, mereka kan tidak bisa intervensi PKS," kata anggota Majelis Syura PKS Jazuli Juwaini, melalui telepon, Senin (10/6/2013).

Sementara itu, Anggota Majelis Syura PKS Refrizal enggan menanggapi. Menurutnya, PKS harus tetap konsentrasi terhadap kemanfaatan masyarakat luas. Nukan hanya sekedar membahas soal koalisi.

"Jangan negatif-negatif. Kalau yang jelek jangan kita harapkan (keluar koalisi). Yang kita targetkan adalah kemanfaatan bagi masyarakat," kata Refrizal di ujung telepon.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(dnu/lh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%