detikcom
Senin, 10/06/2013 18:10 WIB

Politisi PKS Enggan Tanggapi Desakan Mundur dari Koalisi

Danu Damarjati - detikNews
Jakarta - Sejumlah politisi PD meminta PKS akan menarik keanggotaan dari Setgab Koalisi sebagai penegasan menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi. Namun bagi PKS yang saat ini memilih bertahan dalam Setgab Koalisi, permintaan tersebut bukan sesuatu yang perlu ditanggapi.

"Biarkan saja, mereka kan tidak bisa intervensi PKS," kata anggota Majelis Syura PKS Jazuli Juwaini, melalui telepon, Senin (10/6/2013).

Sementara itu, Anggota Majelis Syura PKS Refrizal enggan menanggapi. Menurutnya, PKS harus tetap konsentrasi terhadap kemanfaatan masyarakat luas. Nukan hanya sekedar membahas soal koalisi.

"Jangan negatif-negatif. Kalau yang jelek jangan kita harapkan (keluar koalisi). Yang kita targetkan adalah kemanfaatan bagi masyarakat," kata Refrizal di ujung telepon.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(dnu/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%