Senin, 10/06/2013 18:10 WIB

Politisi PKS Enggan Tanggapi Desakan Mundur dari Koalisi

Danu Damarjati - detikNews
Jakarta - Sejumlah politisi PD meminta PKS akan menarik keanggotaan dari Setgab Koalisi sebagai penegasan menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi. Namun bagi PKS yang saat ini memilih bertahan dalam Setgab Koalisi, permintaan tersebut bukan sesuatu yang perlu ditanggapi.

"Biarkan saja, mereka kan tidak bisa intervensi PKS," kata anggota Majelis Syura PKS Jazuli Juwaini, melalui telepon, Senin (10/6/2013).

Sementara itu, Anggota Majelis Syura PKS Refrizal enggan menanggapi. Menurutnya, PKS harus tetap konsentrasi terhadap kemanfaatan masyarakat luas. Nukan hanya sekedar membahas soal koalisi.

"Jangan negatif-negatif. Kalau yang jelek jangan kita harapkan (keluar koalisi). Yang kita targetkan adalah kemanfaatan bagi masyarakat," kata Refrizal di ujung telepon.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(dnu/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
42%
Kontra
58%