detikcom
Senin, 10/06/2013 18:10 WIB

Politisi PKS Enggan Tanggapi Desakan Mundur dari Koalisi

Danu Damarjati - detikNews
Jakarta - Sejumlah politisi PD meminta PKS akan menarik keanggotaan dari Setgab Koalisi sebagai penegasan menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi. Namun bagi PKS yang saat ini memilih bertahan dalam Setgab Koalisi, permintaan tersebut bukan sesuatu yang perlu ditanggapi.

"Biarkan saja, mereka kan tidak bisa intervensi PKS," kata anggota Majelis Syura PKS Jazuli Juwaini, melalui telepon, Senin (10/6/2013).

Sementara itu, Anggota Majelis Syura PKS Refrizal enggan menanggapi. Menurutnya, PKS harus tetap konsentrasi terhadap kemanfaatan masyarakat luas. Nukan hanya sekedar membahas soal koalisi.

"Jangan negatif-negatif. Kalau yang jelek jangan kita harapkan (keluar koalisi). Yang kita targetkan adalah kemanfaatan bagi masyarakat," kata Refrizal di ujung telepon.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(dnu/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
55%
Kontra
45%