detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 14:22 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 10/06/2013 16:19 WIB

Bom Bunuh Diri Poso, 4 Keluarga Pelaku Dites DNA

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Polisi belum mengetahui identitas pelaku bom bunuh diri di Mapolres Poso. Meski sudah menguji empat pihak yang mengaku sebagai keluarga pelaku, Polri masih belum menemukan titik terang identitas bomber tersebut.

"Sampai saat ini belum keluar hasil dari uji sampel DNA tersebut," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Suhardi Aliyus, di Gedung Divisi Humas Jl Senjaya, Jakarta Selatan, Senin (10/6/2013).

Penyidik Polri pun belum memastikan identitas pelaku bom bunuh diri tersebut, meski sudah ada empat pihak keluarga yang mengklaim sebagai keluarga dari pelaku.

"Siapapun itu kita ambil sampel DNA-nya. Kalau cocok bisa disimpulkan," ujar Suhardi.

Menurut dia, pihak penyidik perlu ketelitian dan kehati-hatian dalam melakukan uji DNA tersebut. Hal ini ditujukan untuk keakuratan penyidikan selanjutnya dari Densus 88/Antiteror.

"Banyak pihak yang berkepentingan, sehingga harus lebih berhati-hati," kata Suhardi.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ahy/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
85%
Kontra
15%