detikcom
Senin, 10/06/2013 16:19 WIB

Bom Bunuh Diri Poso, 4 Keluarga Pelaku Dites DNA

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Polisi belum mengetahui identitas pelaku bom bunuh diri di Mapolres Poso. Meski sudah menguji empat pihak yang mengaku sebagai keluarga pelaku, Polri masih belum menemukan titik terang identitas bomber tersebut.

"Sampai saat ini belum keluar hasil dari uji sampel DNA tersebut," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Suhardi Aliyus, di Gedung Divisi Humas Jl Senjaya, Jakarta Selatan, Senin (10/6/2013).

Penyidik Polri pun belum memastikan identitas pelaku bom bunuh diri tersebut, meski sudah ada empat pihak keluarga yang mengklaim sebagai keluarga dari pelaku.

"Siapapun itu kita ambil sampel DNA-nya. Kalau cocok bisa disimpulkan," ujar Suhardi.

Menurut dia, pihak penyidik perlu ketelitian dan kehati-hatian dalam melakukan uji DNA tersebut. Hal ini ditujukan untuk keakuratan penyidikan selanjutnya dari Densus 88/Antiteror.

"Banyak pihak yang berkepentingan, sehingga harus lebih berhati-hati," kata Suhardi.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ahy/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
43%
Kontra
57%