detikcom
Senin, 10/06/2013 14:40 WIB

Massa FPI Demo di Polda Metro Jaya, Lalin Semanggi-Blok M Macet

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Ratusan anggota Front Pembela Islam (FPI) menggelar aksi demonstrasi di depan Polda Metro Jaya, Jl Sudirman. Akibatnya, lalu lintas dari arah Semanggi arah ke Blok M macet.

Massa mulai berdatangan ke lokasi sekitar pukul 13.00 WIB, Senin (10/6/2013). Anggota FPI yang mengenakan baju putih-putih itu berdatangan dengan menggunakan sepeda motor. Massa menyesaki separuh Jalan Jenderal Sudirman yang mengarah ke Blok M. Tidak hanya itu, massa juga memarkirkan motornya di jalanan sehingga menambah kemacetan.

Kendaraan-kendaraan yang melintas di lokasi dari arah Jalan Gatot Subroto dan Semanggi pun tersendat. Laju kendaraan pun harus diperlambat lantaran massa berjejer di jalan sambil membentangkan sejumlah spanduk.

Massa menuntut agar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno memecat oknum polisi yang membekingi perampasan lahan rakyat, menangkap semua preman yang terlibat dalam perampasan lahan.

Selain itu, massa juga menuntut agar kepolisian membebaskan ustadz, laskar dan aktivis yang ditangkap pada saat demo di Alam Sutera, Serpong, Tangerang, Kamis lalu. "Bersihkan institusi Polri dari oknum budak kompeni jahat," tegas orator.

Demo ini terkait sengketa lahan seluas 2,2 hektar yang diklaim milik seorang warga bernama Ronah yang kini diduduki oleh pengembang perumahan Alam Sutera, PT Alfa Goldland Reality.

"Aksi ini aksi sadar kita untuk ingatkan polisi jangan berpihak pada preman, jangan jadi antek-antek penguasa," ujar Albain, pengacara FPI dalam orasinya.

Dalam aksinya ini, massa membawa sejumlah spanduk yang antara lain berisi 'Hey Polisi, kenapa Ustadz dan Habib kau pukuli, sementara preman dibiarkan'. Hingga saat ini aksi demo masih berlangsung dalam pengamanan sejumlah aparat polisi.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(mei/nal)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%
MustRead close