detikcom
Senin, 10/06/2013 11:06 WIB

PDIP Bahas Ketua Baru MPR Setelah 7 Hari Wafatnya Taufiq Kiemas

Ahmad Toriq - detikNews
Almarhum Taufiq Kiemas.
Jakarta - Wafatnya Taufiq Kiemas meninggalkan kekosongan di posisi Ketua MPR. Namun PDIP yang masih diselimuti duka, sehingga tidak terburu-buru mencari pengganti.

"Pengganti Pak Taufiq akan dibicarakan setelah hari ke tujuh, etikanya kan begitu," kata Ketua DPD PDIP Jabar, Tubagus Hasanudin, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (10/6/2013).

Anggota Komisi I DPR ini mengatakan pembicaraan awal mengenai pengganti Taufiq telah dibicarakan dengan para Wakil Ketua MPR. Kemudian disepakati bahwa pembahasan mengenai pengganti akan mulai dibahas setelah hari ketujuh meninggalnya Taufiq Kiemas.

"Sudah dibicarakan dengan Wakil Ketua MPR, katanya nanti sajalah kita bicara ketua," ujarnya.

Sepeninggal Taufiq, posisi Ketua MPR tetap menjadi hak PDIP. Sesuai aturan, PDIP memiliki waktu 30 hari untuk memilih pengganti Taufiq.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(trq/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%