Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 08/06/2013 13:13 WIB

Kasus Pemukulan Pramugari Sriwijaya Air, Polisi Periksa Saksi

Aulia Bakti - detikNews
Pangkalpinang, - Polsek Pangkalan Baru, Pangkalpinang, melanjutkan proses hukum kasus kekerasan yang dilakukan Kepala BKPMD Bangka Belitung, Zakaria Umar Hadi, kepada seorang pramugari Sriwijaya Air. Seorang penumpang yang menjadi saksi kejadian itu, diminta keterangannya untuk melengkapi berkas.

Saksi bernama Intan Nurwapah (17). Ketika kejadian berlangsung, Intan berada tepat di belakang Zakaria.

"Bapak Zakaria memukul pramugari dengan koran cukup keras sehingga pramugari menelpon pilot dengan telepon yang ada di dinding pintu pesawat," ujar Intan di Mapolsek Pangkalan Baru, Pangkal Pinang, Sabtu (8/6/13).

"Pramugari sempat menegur tersangka untuk mematikan HP, saya saat terjadi pemukulan itu, saya melihat karena posisi saya pas dibelakangnya," sambungnya.

Intan Komariah mendatangi mapolsek Pangkalan Baru, Sabtu (7/5/13) bersama kedua orang tuanya. Zakaria Umar Hadi saat ini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(lh/lh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%