Jumat, 07/06/2013 21:10 WIB

Diperiksa 11 Jam, Rusli Zainal Juga Dicecar Soal PON

Ikhwanul Habibi - detikNews
Rusli Zainal (dok. detikcom)
Jakarta - Gubernur Riau Rusli Zainal baru saja selesai diperiksa penyidik KPK untuk kasus pemanfaatan hasil hutan kayu hutan tanaman di Kabupaten Siak dan Pelalawan pada 2005-2006. Dalam pemeriksaan kali ini Rusli juga ditanya masalah pendanaan PON.

"Pertanyaan-pertanyaan PON, misal bagaimana sistem penganggaran. Kemudian bagaimana pelaksanaan," ujar Rusli di gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (7/6/2013).

Rusli Zainal diperiksa selama 11 jam. Dia keluar gedung KPK pukul 20.30 WIB dan langsung memasuki mobil Toyota Fortuner hitam.

Menurut Rusli, tak ada pertanyaan soal keterlibatan Ketua Fraksi Golkar DPR RI Setya Novanto.

Kasus ini merupakan pengembangan dari kasus dugaan korupsi atas pengeluaran izin pengelolaan hutan di Kabupaten Pelalawan, Riau. Rusli juga terjerat dalam kasus lain, yaitu dugaan tindak pidana korupsi pembahasan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2010 soal penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional di Riau.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/trq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
39%
Kontra
61%