detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 23:22 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 07/06/2013 21:10 WIB

Diperiksa 11 Jam, Rusli Zainal Juga Dicecar Soal PON

Ikhwanul Habibi - detikNews
Rusli Zainal (dok. detikcom)
Jakarta - Gubernur Riau Rusli Zainal baru saja selesai diperiksa penyidik KPK untuk kasus pemanfaatan hasil hutan kayu hutan tanaman di Kabupaten Siak dan Pelalawan pada 2005-2006. Dalam pemeriksaan kali ini Rusli juga ditanya masalah pendanaan PON.

"Pertanyaan-pertanyaan PON, misal bagaimana sistem penganggaran. Kemudian bagaimana pelaksanaan," ujar Rusli di gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (7/6/2013).

Rusli Zainal diperiksa selama 11 jam. Dia keluar gedung KPK pukul 20.30 WIB dan langsung memasuki mobil Toyota Fortuner hitam.

Menurut Rusli, tak ada pertanyaan soal keterlibatan Ketua Fraksi Golkar DPR RI Setya Novanto.

Kasus ini merupakan pengembangan dari kasus dugaan korupsi atas pengeluaran izin pengelolaan hutan di Kabupaten Pelalawan, Riau. Rusli juga terjerat dalam kasus lain, yaitu dugaan tindak pidana korupsi pembahasan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2010 soal penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional di Riau.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(trq/trq)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
87%
Kontra
13%