Detik.com News
Detik.com

Jumat, 07/06/2013 18:35 WIB

Pemukulan Pramugari Sriwijaya, Jokowi: Apa pun Jabatannya, Harus Patuh

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Hampir setiap akhir pekan, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mudik ke Solo dengan menumpang pesawat terbang. Dirinya sepakat setiap penumpang, tak peduli apa pun status dan jabatannya, wajib mematuhi peraturan keselamatan terbang seperti mematikan perangkat komunikasi selama penerbangan.

"Ya mustinya siapa pun dan apa pun jabatannya, harus patuh. Di pesawat nggak boleh menghidupkan HP, sudah dikasih tahu pramugarinya, ya langsung dimatikan," ujar Jokowi.

Pernyataannya ini menanggapi kasus pemukulan oleh Kadis BKND Bangka Belitung, Zakaria Umar Hadir, terhadap seorang pramugari Sriwijaya Air yang menegurkan gara-gara mengaktifkan telepon selular dalam penerbangan. Jokowi dicegat wartawan usai meresmikan pembukaan bazaar Flora dan Fauna di Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (7/6/2013).

Setiap pejabat publik, menurutnya juga dituntut untuk mampu mengendalikan emosi. "Menajemen pengendalian emosi harus dikedepankan," ujar Jokowi.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(jor/lh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%