detikcom
Jumat, 07/06/2013 18:35 WIB

Pemukulan Pramugari Sriwijaya, Jokowi: Apa pun Jabatannya, Harus Patuh

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Hampir setiap akhir pekan, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mudik ke Solo dengan menumpang pesawat terbang. Dirinya sepakat setiap penumpang, tak peduli apa pun status dan jabatannya, wajib mematuhi peraturan keselamatan terbang seperti mematikan perangkat komunikasi selama penerbangan.

"Ya mustinya siapa pun dan apa pun jabatannya, harus patuh. Di pesawat nggak boleh menghidupkan HP, sudah dikasih tahu pramugarinya, ya langsung dimatikan," ujar Jokowi.

Pernyataannya ini menanggapi kasus pemukulan oleh Kadis BKND Bangka Belitung, Zakaria Umar Hadir, terhadap seorang pramugari Sriwijaya Air yang menegurkan gara-gara mengaktifkan telepon selular dalam penerbangan. Jokowi dicegat wartawan usai meresmikan pembukaan bazaar Flora dan Fauna di Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (7/6/2013).

Setiap pejabat publik, menurutnya juga dituntut untuk mampu mengendalikan emosi. "Menajemen pengendalian emosi harus dikedepankan," ujar Jokowi.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(jor/lh)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%