Jumat, 07/06/2013 18:04 WIB

KPK Rekonstruksi Penyerahan Uang ke Bupati Mandailing Natal di Medan

Ikhwanul Habibi - detikNews
Jakarta - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan rekonstruksi kasus suap kepada bupati Mandailing Natal. Kegiatan ini dilakukan di dua tempat, di sebuah Bank dan di kantor tersangka Surung Panjaitan di kota Medan.

"Tim penyidik KPK saat ini sedang di Medan. Sejak jam 10 untuk rekonstruksi kasus Bupati Mandailing Natal," ujar juru bicara KPK, Johan Budi di gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (30/5/2013).

Rekontruksi dilakukan di dua tempat. Pertama di Bank BRI cabang Putri Hijau, Medan. Kedua di kantor tersangka di Jl Bima Sakti, Medan.

"Penyidik memeriksa saksi, karyawan PT milik SP," tambah Johan.

Rekonstruksi ini terkait kasus tangkap tangan penyuapan terhadap Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara. Surung dan Hidayat bersama PLT Kadis PU Madina Khairil Anwar Daulay sudah menjadi tahanan KPK.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(fjp/fjp)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%