Jumat, 07/06/2013 05:43 WIB

Akhirnya Balita yang Diduga Diculik Itu Kembali ke Pelukan Keluarga

Adi Putro - detikNews
Halaman 1 dari 2
Pontianak, - Karin, balita yang diduga hilang diculik, akhirnya ditemukan warga di tepi jalan. Bocah perempuan yang baru berusia 3 tahun ini ditemukan berjalan
seorang diri dengan pakaian yang telah diganti.

Karin juga membawa sekantong plastik berwarna hitam yang berisi pakaian berwarna pink yang dikenakannya pertama kali saat dilaporkan hilang dari rumahnya.

"Saya menemukan Karin di tepi jalan, tidak ada seorang pun bersamanya. Dia sendirian dan tampak kebingungan," kata Mistia, seorang ibu yang
juga tetangga korban kepada detikcom dengan nafas tergopoh-gopoh.

Oleh warga yang menemukannya, Karin langsung diantar ke rumah orangtuanya. Isak tangis Bambang Sugianto, ayah Karin yang langsung pecah menyambut buah hatinya.

"Karin..Karin kemana kau nak," tangis Bambang sembari merangkul dan memeluk anaknya erat.

Bambang yang sejak Rabu malam kebingungan mencari anak semata wayangnya, akhirnya bisa tersenyum bahagia. "Jangan pergi lagi ya, nak. Bapak sayang sekali sama kamu, karin," lirih Bambang.

Pertemuan anak dan ayahnya ini juga disaksikan puluhan warga di Gang Kesuma, Jalan pangeran Natakusuma, Pontianak. Warga terlihat begitu bahagia, keluarga kecil ini bisa kembali berkumpul secara utuh di lingkungannya.Next

Halaman 1 2

Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mpr/mpr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%